Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2025

Pola kalimat にちがいない daim bahasa jepang

「〜に違いない(にちがいない)」 Ekspresi  〜に違いない  digunakan untuk menyatakan  keyakinan yang kuat  atau  dugaan yang hampir pasti benar . Dalam bahasa Indonesia, artinya kira-kira: "Pasti..." ,  "Sudah jelas bahwa..." ,  "Tidak salah lagi bahwa..."  FUNGSI UTAMA Digunakan ketika: Pembicara memiliki  alasan logis atau bukti kuat  untuk yakin terhadap sesuatu. Bukan fakta pasti , tapi  dugaan yang sangat kuat  berdasarkan situasi.  STRUKTUR KALIMAT Jenis Kata Pola Kata benda (名詞) N + に違いない Kata kerja bentuk biasa V(普通形) + に違いない Kata sifat-i Aい + に違いない Kata sifat-na Aだ + に違いない * Tidak digunakan untuk menyatakan pendapat pribadi yang tidak memiliki dasar kuat. CONTOH KALIMAT 1.  彼は犯人に違いない。 Kare wa hannin ni chigai nai. ➡  Dia pasti pelakunya. (Pembicara sangat yakin berdasarkan bukti atau perilaku) 2.  この結果は間違いに違いない。   Kono kekka wa machigai ni chigai nai. ➡  Hasil ini pasti salah. 3.  あの子は天才に違いない。   Ano ko...

Pola kalimat 〜に際して dalam bahasa jepang

〜に際して Ekspresi  〜に際して(にさいして)  digunakan untuk menyatakan: "Pada saat..." ,  "Ketika akan..." , atau  "Dalam kesempatan..." Ini adalah  ungkapan formal  yang menunjukkan waktu atau  momen penting tertentu  ketika sesuatu terjadi atau dilakukan.  ARTI UMUM Ketika akan melakukan sesuatu Saat memulai sesuatu Dalam kesempatan penting / khusus Biasanya dipakai dalam  situasi formal  seperti: Upacara Pengumuman resmi Dokumen bisnis Pidato Surat resmi STRUKTUR KALIMAT Pola: 動詞(辞書形)bentuk kamus  + に際して 名詞 kata benda + に際して  PERBEDAAN DENGAN EKSPRESI MIRIP Ekspresi Arti Nuansa / Situasi 〜に際して Saat..., ketika... Formal , momen penting, sekali saja 〜にあたって Pada saat, dalam rangka Mirip, tapi bisa lebih netral 〜ときに Saat, ketika Kasual, paling umum, untuk semua situasi 〜際に(さいに) Saat..., ketika... Sangat formal, sering digunakan dalam dokumen resmi  CONTOH KALIMAT 1.  入学に際して、必要な書類を提出してください。   Nyūgaku ni saishite, hitsuyō na...

Pola kalimat 〜ないことには〜ない dalam bahasa jepang

 「〜ないことには〜ない」 Ekspresi  〜ないことには〜ない  digunakan untuk menyatakan bahwa: "Jika tidak... maka tidak..." "Tanpa... tidak bisa..." "Sesuatu tidak akan terjadi/tidak mungkin terjadi kecuali X dilakukan" Dengan kata lain, ekspresi ini menyatakan  suatu syarat yang harus dipenuhi agar hal lain bisa terjadi.  STRUKTUR KALIMAT Pola: 動詞(ない形) + ことには + 結果の否定形(hal yang belum pasti) ➡ Pola umumnya: A(tidak dilakukan)ことには、B(tidak bisa terjadi)  FUNGSI GRAMATIKAL Menyatakan bahwa  B tidak akan terjadi kecuali A dilakukan . Memiliki makna  syarat mutlak : kalau A tidak ada, maka B  mustahil terjadi . Digunakan untuk situasi  yang bersifat logis atau realistik , bukan imajinatif.  CONTOH KALIMAT 1.  練習しないことには、試合に勝てない。   Renshū shinai koto ni wa, shiai ni katenai. ➡  Kalau tidak berlatih, tidak akan bisa menang pertandingan. 2.  お金がないことには、このプロジェクトは始められない。   Okane ga nai koto ni wa, kono purojekuto wa hajimerarenai. ➡  Tanpa...

Pola kalimat ~もしかしたら〜かもしれない dalam bahwa jepang

 「もしかしたら〜かもしれない」       adalah  ekspresi untuk menyatakan kemungkinan atau dugaan . Artinya dalam bahasa Indonesia kira-kira: "Mungkin..." ,  "Bisa jadi..." ,  "Ada kemungkinan..."  BAGIAN-BAGIAN EKSPRESI Bagian Arti Fungsi もしかしたら Mungkin, barangkali Kata keterangan untuk menunjukkan  kemungkinan rendah 〜かもしれない Mungkin..., bisa jadi... Pola tata bahasa yang digunakan untuk  menyatakan dugaan atau perkiraan Ketika digabung: ➡️ Menjadi ungkapan  kemungkinan yang bersifat tidak pasti, spekulatif, atau tebakan ringan . POLA KALIMAT Pola Umum: もしかしたら + [frasa/klausa] + かもしれない  Struktur: Jenis kata Pola Kata benda (名詞) N + かもしれない Kata sifat-i (い形容詞) Aい + かもしれない Kata sifat-na (な形容詞) Aな + かもしれない Kata kerja (動詞) V (bentuk biasa) + かもしれない * Untuk percakapan  lebih formal , gunakan  かもしれません . * Untuk percakapan  sangat kasual , kadang jadi cuma:  かもね / かも  CONTOH KALIMAT 1.  もしかしたら、雨が降るかもしれない。   Mosh...

Pola kalimat 「〜ものか」「〜ものなら」「〜ものの」 dalam bahasa jepang

「〜ものか」「〜ものなら」「〜ものの」 Ketiga ekspresi ini  berhubungan dengan penolakan, anggapan, atau kondisi yang terbalik dari harapan . Namun, mereka memiliki  nuansa yang berbeda  tergantung pada konteks penggunaannya. PERBANDINGAN SINGKAT Ekspresi Arti Umum Fungsi / Nuansa Contoh Penggunaan 〜ものか "Tidak mungkin" ,  "Tidak akan..." Menyatakan penolakan keras atau rasa tidak percaya. Menyatakan ketegasan dan penolakan. 〜ものなら "Jika itu mungkin..." Menyatakan kondisi atau harapan yang sangat kuat, tapi hampir mustahil. Mengungkapkan keinginan yang tak terwujud. 〜ものの "Meskipun..." ,  "Walaupun..." Menyatakan kontras atau perbedaan antara harapan dan kenyataan. Menyatakan suatu hal yang tidak sesuai harapan.  1.  〜ものか Fungsi: Menunjukkan penolakan keras  atau  keinginan untuk tidak melakukan sesuatu . Digunakan untuk menyatakan  ketegasan  atau  rasa tidak percaya  terhadap sesuatu.  Struktur: [kalimat bentuk kamus] + ものか Arti: "Tidak ...

Pola kalimat 〜ものだから, 〜んだもの, 〜んだもん dalam bahasa jepang

  「〜ものだから」「〜んだもの」「〜んだもん」 INTI UTAMA Ketiganya memiliki  inti makna yang sama , yaitu: ➡  menjelaskan alasan / memberi pembenaran / menyatakan sebab dengan nada pribadi atau emosional. Namun, mereka memiliki  perbedaan dalam nuansa, tingkat kesopanan, dan siapa yang biasa menggunakannya . PERBANDINGAN SINGKAT Ekspresi Arti Umum Nuansa Tingkat Kesopanan Siapa yang sering pakai 〜ものだから Karena... Alasan pribadi Formal / netral Umum (tulisan/pidato) 〜んだもの Soalnya..., Karena... Alasan pribadi, lembut Kasual Umum (wanita/anak-anak) 〜んだもん Soalnya..., Kan... Sangat kasual, manja Sangat kasual Anak-anak / wanita  1.  〜ものだから  Fungsi: Menjelaskan  alasan pribadi  atau  pembelaan diri  dalam konteks  sedikit formal atau sopan . Sering digunakan dalam tulisan, pidato, atau situasi yang lebih sopan.  Struktur: [kalimat biasa] + ものだから  Contoh: 道が混んでいたものだから、遅れてしまいました。 Michi ga konde ita mono dakara, okurete shimaimashita. ➡  Soaln...

Pola kalimat 〜ものだ diam bahasa jepang

  Apa Itu 「〜ものだ」? 「〜ものだ」 adalah ekspresi  multifungsi  dalam bahasa Jepang. Artinya bisa  berbeda tergantung konteks  dan  intonasi . Secara umum, 「ものだ」 digunakan untuk: Pernyataan umum atau norma  (kebenaran universal) Kenangan atau nostalgia masa lalu Perasaan kagum, kesal, atau emosi yang kuat Memberi nasihat atau menyampaikan penilaian secara halus  Arti Umum (tergantung konteks) Fungsi Arti dalam Bahasa Indonesia Norma / Kebenaran Umum "Memang seharusnya begitu", "Memang begitu" Kenangan masa lalu "Dulu sering...", "Saya ingat betul..." Perasaan / Emosi "Sungguh...", "Betapa..." Nasihat halus "Sebaiknya...", "Memang selayaknya..." Struktur Kalimat Pola Umum: 動詞(bentuk biasa)+ ものだ い形容詞 + ものだ な形容詞 + な + ものだ ① Menyatakan  Kebenaran Umum / Norma Sosial Digunakan untuk menyatakan  hal yang lazim dilakukan ,  aturan umum , atau  keharusan moral . Contoh: 約束は守るものだ。 Yakusoku wa mamoru mono da. ➡  Janji itu mem...

Pola kalimat ~めったに〜ない dalam bahasa jepang

 Apa Itu 「めったに〜ない」? 「めったに」 adalah  kata keterangan (副詞 / fukushi)  yang berarti: 🔹  "Jarang sekali" ,  "Nyaris tidak pernah" , atau  "Hampir tidak" Biasanya digunakan bersama dengan bentuk  negatif (~ない)  untuk menyatakan bahwa  suatu tindakan atau kejadian sangat jarang terjadi .  Arti Umum "Hampir tidak pernah..." "Jarang sekali..." "Sangat jarang..."   Selalu digunakan dalam bentuk negatif , tidak pernah sendiri.  Struktur Kalimat  Pola:      めったに + [kata kerja bentuk negatif]  Fungsi dan Nuansa Untuk menyatakan bahwa  suatu peristiwa/tindakan hampir tidak pernah dilakukan atau terjadi Memberi kesan bahwa  tingkat kemungkinannya sangat rendah Tidak seformal "まったく〜ない", tetapi masih sopan dan sering dipakai dalam percakapan sehari-hari  Contoh Kalimat 1.  私はめったに外食しない。 Watashi wa mettani gaishoku shinai. ➡ Saya  hampir tidak pernah makan di luar. 2.  この地方では雪はめったに降らない。 ...

Pola kalimat ~まったく〜ない dalam bahasa jepang

  Apa Itu 「まったく〜ない」? 「まったく」(mattaku) adalah  kata keterangan (副詞 / fukushi)  yang artinya: Sama sekali Benar-benar Totally / Completely (dalam bahasa Inggris) Saat digunakan bersama bentuk  negatif (~ない) , frasa ini bermakna: ❗️**"Sama sekali tidak..."** ❗️**"Benar-benar tidak..."** Fungsi Utama Digunakan untuk menyatakan  penolakan total ,  ketiadaan mutlak , atau  tidak ada sama sekali  terhadap suatu hal. Biasanya digunakan untuk: Menunjukkan  tingkat penolakan/ketiadaan yang kuat Mengekspresikan  kekecewaan, ketidakpercayaan, atau kemarahan Menekankan bahwa  tidak ada sedikit pun  dari sesuatu Struktur Kalimat Pola: まったく + [kata kerja bentuk negatif] まったく + [kata sifat negatif] Contoh Kalimat 1.  彼の言うことはまったく分からない。 Kare no iu koto wa mattaku wakaranai. ➡ Saya  sama sekali tidak mengerti  apa yang dia katakan. 2.  私はまったく興味がない。   Watashi wa mattaku kyōmi ga nai. ➡ Saya  benar-benar tidak tertarik ...

Pola kalimat 〜まい dalam bahasa jepang

  Apa Itu 「〜まい」? 「〜まい」 adalah  bentuk negatif intensi atau dugaan  dalam bahasa Jepang yang digunakan untuk menyatakan: Penolakan atau niat untuk tidak melakukan sesuatu Perkiraan atau dugaan bahwa sesuatu tidak akan terjadi ➡ Bentuk ini tergolong  lama dan formal , tapi masih sering digunakan dalam tulisan, berita, buku, dan pidato serius. Untuk pembicaraan sehari-hari, biasanya digantikan oleh: 〜ないつもりだ  (untuk niat tidak melakukan sesuatu) 〜ないだろう  (untuk dugaan bahwa sesuatu tidak akan terjadi)  Makna dan Fungsi Fungsi Utama Arti 1. Niat untuk tidak melakukan "Saya tidak akan ~", "Saya bertekad tidak ~" 2. Dugaan negatif "Mungkin tidak akan ~", "Sepertinya tidak akan ~" Struktur Kalimat Pola: 動詞(る形)+ まい (bentuk kamus kata kerja, tanpa ます) Untuk kata kerja kelompok 3 (tidak beraturan): Kata kerja Bentuk まい する するまい / すまい くる くるまい / こまい 🔹 Bisa juga disambung dengan  とする / と決める , misalnya: 二度と行くまいと決めた。 ➡ Aku memutuskan untuk tidak pergi lagi.  ...

Pola kalimat 〜くせに dalam bahasa jepang

 Apa Itu 「〜くせに」? 〜くせに  adalah  ekspresi menyindir atau mengkritik , yang digunakan untuk menyatakan  kontradiksi  antara  kenyataan  dan  apa yang seharusnya atau yang diharapkan . Arti Umum: "Padahal..." "Meskipun..."  (dengan nada negatif/kritik) "Walaupun (seharusnya tidak begitu)..." "Sok... padahal..."  Struktur Kalimat Pola: Bentuk Kalimat Pola Kata kerja (bentuk biasa) V + くせに Kata sifat-i Aい + くせに Kata sifat-na Na + な + くせに Kata benda N + の + くせに  Fungsi dan Nuansa Menunjukkan bahwa  kenyataan tidak sesuai dengan harapan/norma Biasanya dipakai untuk  mengkritik ,  menyindir , atau menyatakan  ketidaksenangan Seringkali mengandung  emosi negatif  seperti kecewa, marah, jengkel Digunakan ketika  pembicara merasa tidak adil atau kesal  terhadap seseorang atau sesuatu ⚠️  Jangan digunakan dalam situasi formal  karena terdengar  kasar atau menyinggung .  Contoh Kalimat 1...

Pola kalimat 〜ことになっている dalam bahasa jepang

 Apa Itu 「〜ことになっている」? Frasa ini adalah bentuk lanjutan dari: 〜ことになる  ➡ “akan menjadi”, “diputuskan bahwa...” 〜ことになっている  ➡ “telah ditetapkan bahwa...”, atau “memang sudah seharusnya begitu” Artinya,  ada keputusan atau aturan yang telah ditetapkan sebelumnya , dan  hal itu sudah menjadi ketentuan atau kebiasaan saat ini .  Arti Umum: "Sudah ditentukan bahwa..." "Ada aturan bahwa..." "Memang seharusnya..." "Sudah menjadi kebiasaan bahwa..."  Struktur Kalimat Pola: 動詞の普通形(bentuk biasa) + ことになっている Bentuk  kamus (辞書形) :  iku, suru, taberu Bentuk  negatif (〜ない形) :  ikanai, shinai, tabenai Fungsi dan Penggunaan 1.  Menjelaskan aturan, kebijakan, atau kesepakatan Biasanya digunakan untuk menyatakan hal yang  sudah diatur, ditetapkan, atau disepakati , dan sekarang  sedang berlaku . Contoh: 教室では日本語を使うことになっています。 Kyōshitsu de wa Nihongo wo tsukau koto ni natte imasu. ➡ Di kelas  diwajibkan menggunakan bahasa Jepang. 2....

Pola kalimat 〜ことにする dalam bahasa jepang

「〜ことにする」 〜ことにする  adalah ekspresi tata bahasa Jepang yang digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang  telah membuat keputusan untuk melakukan sesuatu . Jadi, ini menekankan bahwa  keputusan tersebut berasal dari diri pembicara sendiri .  Arti Umum "Saya memutuskan untuk ~" "Saya memutuskan tidak ~"  (jika digunakan dalam bentuk negatif) Ekspresi ini sangat sering digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menyatakan keputusan pribadi.  Struktur Kalimat Pola: 動詞の普通形 (bentuk biasa) + ことにする Kata kerja bentuk kamus  (辞書形 / jishokei) → untuk menyatakan keputusan melakukan sesuatu. →  たべることにする  = memutuskan untuk makan. Kata kerja bentuk negatif  (〜ない形) → untuk menyatakan keputusan untuk tidak melakukan sesuatu. →  たべないことにする  = memutuskan untuk tidak makan.  Perbedaan dengan 「〜ことになる」 Ekspresi Keputusan dibuat oleh Arti Utama 〜ことにする Pembicara sendiri (sadar) Saya memutuskan untuk... 〜ことになる Orang lain/sistem/keadaan Diputuskan ba...

Pola kalimat 〜ことになる dalam bahwa jepang

 Apa Itu 「〜ことになる」? 〜ことになる  adalah ekspresi tata bahasa (bunpō) yang digunakan untuk menyatakan bahwa  suatu keputusan, aturan, atau hasil akhir telah ditentukan ,  bukan oleh pembicara secara langsung , tapi oleh  keadaan, sistem, atau pihak lain .  Arti Umum: "Akan menjadi seperti ini" "Diputuskan bahwa..." "Berakhir dengan..." "Secara alami menjadi begitu" Biasanya digunakan untuk menyatakan  hasil atau keputusan yang terjadi secara otomatis, atau ditentukan oleh orang lain , bukan oleh pembicara.  Struktur Kalimat  Pola: 動詞の普通形  (bentuk biasa)  + ことになる ➡ Menggunakan bentuk biasa dari kata kerja (tanpa perubahan khusus), termasuk bentuk: 辞書形 (bentuk kamus)  → 食べる( taberu), 行く (iku), する(suru) ない形 (bentuk negatif)  → 行かない( ikanai), しない(shinai)  Fungsi dan Nuansa 1.  Keputusan dari luar pembicara Suatu keputusan telah dibuat oleh pihak lain atau keadaan tertentu. Contoh: 来月、大阪に転勤することになりました。   Raigetsu, Ōsaka ...

Pola kalimat 〜をめぐって dalam bahasa jepang

Apa Itu 「〜をめぐって」? 〜をめぐって  berasal dari kata kerja  巡る(めぐる / meguru) , yang artinya: "mengelilingi", "berputar", atau "berkaitan dengan / seputar" Ketika digunakan dalam bentuk  「〜をめぐって」 , artinya berubah menjadi: "seputar / mengenai / sehubungan dengan ~" "berkaitan dengan ~ (dalam konteks konflik, diskusi, kontroversi, dll.)"  Struktur Kalimat  Pola: 名詞 (kata kerja) + をめぐって ➡ Digunakan untuk memperkenalkan  subjek yang menjadi pusat konflik, perdebatan, opini, rumor, dll. Arti dan Nuansa 「〜をめぐって」 digunakan ketika: Ada  diskusi, kontroversi, konflik, persaingan  tentang suatu hal. Biasanya melibatkan  beberapa pihak yang terlibat . Sifatnya  formal  dan lebih sering digunakan dalam tulisan atau pembicaraan serius.  Contoh Kalimat 1.  その法律をめぐって、国会で激しい議論が行われた。 Romaji:   Sono hōritsu wo megutte, kokkai de hageshii giron ga okonawareta. ➡ Terjadi perdebatan sengit di parlemen  seputar undang-undang tersebut . 2....

Pola kalimat 〜をこめて dalam bahasa jepang

Apa Itu 「〜をこめて」? 「〜をこめて」 berasal dari kata kerja  込める(こめる / komeru) , yang berarti: ➡  “memasukkan (sesuatu) ke dalam sesuatu” , baik secara harfiah maupun kiasan. Dalam ekspresi ini, 「〜をこめて」 berarti: "Dengan penuh (perasaan / maksud tertentu)" "Dengan memasukkan ~ (emosi, makna, harapan, dsb)" Artinya, seseorang melakukan sesuatu  dengan menyertakan perasaan  seperti cinta, doa, harapan, terima kasih, dsb.  Struktur Kalimat 「名詞 + をこめて」 ➡ Kata benda + をこめて Makna Umum Menunjukkan bahwa tindakan dilakukan: dengan  perasaan atau niat yang dalam dengan sepenuh hati dengan makna khusus yang dimasukkan  Contoh Penggunaan 1.  感謝の気持ちをこめて、手紙を書きました。 Romaji:   Kansha no kimochi wo komete, tegami wo kakimashita. ➡ Saya menulis surat  dengan penuh rasa terima kasih . 2.  祈りをこめて、この歌を歌います。 Romaji:   Inori wo komete, kono uta wo utaimasu. ➡ Saya menyanyikan lagu ini  dengan doa di dalamnya . 3.  心をこめて作った料理です。 Romaji:   Kokoro wo...

Pola kalimat 〜えるを得ない dalam bahasa jepang

      Apa Itu 「〜えるを得ない」? Frasa ini adalah  ungkapan idiomatik  yang artinya  "tidak bisa tidak" , atau  "terpaksa melakukan sesuatu" , dalam artian  tidak ada pilihan lain . Biasanya digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang  dalam kondisi harus melakukan sesuatu , meskipun sebenarnya mungkin  tidak ingin .       Struktur dan Pola Kalimat Bentuk dasarnya adalah: 「動詞の連用形 + 得るを得ない」 ( Dōshi no ren'yōkei + eru wo enai ) Namun, dalam praktik umum, bentuk ini  sangat jarang  digunakan secara literal seperti itu. Yang  lebih sering digunakan dan idiomatik  adalah bentuk turunan atau modifikasinya, yaitu: Bentuk Umum: 「〜ざるを得ない」 Ini adalah bentuk yang paling umum dari pola ini dalam bahasa Jepang modern.  Penjelasan Tentang 「〜ざるを得ない」      Struktur: 動詞の未然形(nai形 tanpa "nai")+ ざるを得ない mizenkei  artinya bentuk sebelum "nai", atau bentuk negatif dasar dari kata kerja.    ...

Pola kalimat ~からには dan ~からして dalam bahasa jepang

 Berikut penjelasan lengkap tentang  ~からには  dan  ~からして  dalam bahasa Jepang, lengkap dengan bacaan  romaji dan contoh kalimatnya. 1. ~からには (kara ni wa) Makna: Digunakan untuk menyatakan bahwa  karena suatu keadaan atau fakta telah terjadi , maka  secara logis atau moral harus ada konsekuensi atau tindak lanjutnya . Sering digunakan untuk menunjukkan  keharusan, tekad, atau ekspektasi . Arti dalam bahasa Indonesia: Karena sudah... Kalau memang... Kalau benar-benar... Pola kalimat: [V bentuk biasa / Adj / N] + からには Bacaan romaji: [V futsukei / Adj / N] + kara ni wa Contoh kalimat: 日本に来たからには、日本語を勉強しなければならない。 Nihon ni kita kara ni wa, nihongo o benkyou shinakereba naranai. (Karena sudah datang ke Jepang, maka harus belajar bahasa Jepang.) 試合に出るからには、勝ちたい。 Shiai ni deru kara ni wa, kachitai. (Kalau ikut pertandingan, tentu ingin menang.) 約束したからには、守るべきだ。 Yakusoku shita kara ni wa, mamoru beki da. (Karena sudah berjanji, harus ditepati.) Nuansa: Menu...

Pola kalimat ~こともある dan ~ことがある dalam bahasa jepang

 Berikut penjelasan mengenai ungkapan  ~こともある  dan  ~ことがある  dalam bahasa Jepang, beserta contoh penggunaan dan perbedaannya. 1.  ~こともある Makna:  Ungkapan ini digunakan untuk menunjukkan bahwa sesuatu  terkadang  atau  kadang-kadang  terjadi. Itu berarti sesuatu yang mungkin terjadi, tetapi tidak sering terjadi. Biasanya, ada nuansa bahwa hal tersebut bukan kejadian yang biasa atau umum, melainkan lebih jarang atau jarang terjadi. Struktur: [Verb (bentuk kamus)] + こともある。 Contoh Kalimat: 彼は時々遅れることもある。 Kare wa tokidoki okureru koto mo aru. (Terkadang dia terlambat.) 私はその映画を見たこともある。 Watashi wa sono eiga wo mita koto mo aru. (Saya pernah menonton film itu sebelumnya.) 仕事が忙しい時は、昼ごはんを食べないこともある。 Shigoto ga isogashii toki wa, hirugohan wo tabenai koto mo aru. (Saat pekerjaan sibuk, saya kadang-kadang tidak makan siang.) Penjelasan: Di sini,  こともある  mengekspresikan kejadian yang terjadi sesekali, tetapi bukan hal yang pasti atau sela...